Geng
Motor Bobol Gerai Esia di Cawang
JAKARTA, Dewi Sartika - Gerai penyedia layanan jasa komunikasi Esia yang berada di Jalan Dewi Sartika, Kramat Jati, Jakarta Timur, dibobol maling, Rabu (14/11/2012) dini hari. Diduga, pelaku yang berjumlah sekitar 10 orang tersebut adalah kelompok geng motor.
Oge (46), tukang parkir kawasan toko sekaligus saksi mata mengungkapkan, musibah tersebut terjadi pada pukul 03.00 WIB dini hari tadi. Saat itu, gerai Esia yang tergabung dengan kawasan pertokoan lainnya tersebut tidak ada aktifitas.
"Sekitar jam 03.30 WIB, saya mantau kesini. Kan rumah saya di seberang toko. Saya lihat ada sekitar 10 orang, pakai motor semua, sebagian ada di depan toko sebagian di depan gerbang," ujar Oge kepada Kompas.com di lokasi kejadian, Rabu siang.
Saat Oge datang ke tempat kerjanya tersebut, kondisi pagar yang seharusnya terkait gembok dan rantai besi diketahui telah terbuka lebar. Curiga atas gerak gerik para pelaku yang diduga kelompok geng motor, Oge pun memberanikan diri untuk melakukan komunikasi dengan pelaku yang ada di depan gerbang.
"Saya takut juga mereka banyak gitu, ngerinya mereka bawa senjata tajam. Saya bilang, bang tumben nih. Mereka langsung berdiri, lagi nunggu temen nih, katanya gitu," lanjut Oge menirukan percakapannya dengan salah seorang pelaku.
Melihat gerak-gerik pelaku, Oge kian curiga. Ia pun pulang ke rumahnya untuk berkoordinasi dengan kawan-kawannya sekaligus mengambil senjata tajam untuk membela diri. Sayangnya, setelah Oge kembali ke gerai Esia tersebut, para pelaku diketahui telah pergi dari lokasi kejadian.
Soni Siagian (50, karyawan Bakrie Telcom mengatakan, para pelaku berhasil mengambil sejumlah barang yang dijual di dalam gerai. Yaitu tiga unit CPU, dua unit layar monitor, puluhan voucher pulsa, delapan unit Blackberry, ponsel Esia, dua unit modem internet dengan jumlah kerugian Rp. 50 juta.
"Pelaku masuk dengan cara menggergaji engsel rolling door. Dibuka seperempat aja, buat jalan mereka masuk. Tapi tadi pagi juga sudah dilas diperbaiki," ujar Soni.
Atas musibah tersebut, aktivitas gerai Esia dipastikan tidak beroperasi hingga waktu yang belum bisa ditentukan. Setelah melapor, kasus tersebut pun ditangani Satuan Reserse Kriminal Polsek Kramat Jati.
JAKARTA, Dewi Sartika - Gerai penyedia layanan jasa komunikasi Esia yang berada di Jalan Dewi Sartika, Kramat Jati, Jakarta Timur, dibobol maling, Rabu (14/11/2012) dini hari. Diduga, pelaku yang berjumlah sekitar 10 orang tersebut adalah kelompok geng motor.
Oge (46), tukang parkir kawasan toko sekaligus saksi mata mengungkapkan, musibah tersebut terjadi pada pukul 03.00 WIB dini hari tadi. Saat itu, gerai Esia yang tergabung dengan kawasan pertokoan lainnya tersebut tidak ada aktifitas.
"Sekitar jam 03.30 WIB, saya mantau kesini. Kan rumah saya di seberang toko. Saya lihat ada sekitar 10 orang, pakai motor semua, sebagian ada di depan toko sebagian di depan gerbang," ujar Oge kepada Kompas.com di lokasi kejadian, Rabu siang.
Saat Oge datang ke tempat kerjanya tersebut, kondisi pagar yang seharusnya terkait gembok dan rantai besi diketahui telah terbuka lebar. Curiga atas gerak gerik para pelaku yang diduga kelompok geng motor, Oge pun memberanikan diri untuk melakukan komunikasi dengan pelaku yang ada di depan gerbang.
"Saya takut juga mereka banyak gitu, ngerinya mereka bawa senjata tajam. Saya bilang, bang tumben nih. Mereka langsung berdiri, lagi nunggu temen nih, katanya gitu," lanjut Oge menirukan percakapannya dengan salah seorang pelaku.
Melihat gerak-gerik pelaku, Oge kian curiga. Ia pun pulang ke rumahnya untuk berkoordinasi dengan kawan-kawannya sekaligus mengambil senjata tajam untuk membela diri. Sayangnya, setelah Oge kembali ke gerai Esia tersebut, para pelaku diketahui telah pergi dari lokasi kejadian.
Soni Siagian (50, karyawan Bakrie Telcom mengatakan, para pelaku berhasil mengambil sejumlah barang yang dijual di dalam gerai. Yaitu tiga unit CPU, dua unit layar monitor, puluhan voucher pulsa, delapan unit Blackberry, ponsel Esia, dua unit modem internet dengan jumlah kerugian Rp. 50 juta.
"Pelaku masuk dengan cara menggergaji engsel rolling door. Dibuka seperempat aja, buat jalan mereka masuk. Tapi tadi pagi juga sudah dilas diperbaiki," ujar Soni.
Atas musibah tersebut, aktivitas gerai Esia dipastikan tidak beroperasi hingga waktu yang belum bisa ditentukan. Setelah melapor, kasus tersebut pun ditangani Satuan Reserse Kriminal Polsek Kramat Jati.

