Sabtu, 29 Desember 2012

FEATURE

THE POPO



Seperti menemukan sebuah playground , Popo mencintai mural layaknya passion yang ia telah geluti belasan tahun hingga membesarkan namanya.Memulai karya sederhana dengan mengandung pesan pesan isu sosial yang ia gambarkan secara menyentil dan fun.


Sebenernya apa sih filosofi dari nama popo ?
Popo sendiri gue namain lewat karakter gue yang bergambar hitam putih, yang awalnya yang artinya positive progressive dan kesininya menjadi karakter juga mewakili diri gue”

Sejak kapan aktif atau menekuni dalam gambar, graffiti ?
aktif banget mulai tahun 2002. Berawal dari temen-temen yang satu hobi, kampus juga”

Apakah graffiti artist bisa disebut sebuah profesi ?
kalau gue, dulu sih hobi. Sekarang iya jadi suatu profesi. Berawal dari orang liat karya gue, dan mereka minta tolong gue, mempercayakan gue untuk ngerjain mural, entah itu job atau project. Entah itu temanya politik, sosial. Selain itu gue juga berprofesi sebagai desain grafis”

Bagaimana karya anda bisa dikenal secara luas ?
efek dari karya gue yg sudah gue hasilkan dari tahun 2000. Orang lain lihat karya gue, sesuatu yang gue kerjakan konsisten, pada akhirnya orang lain tau apa yang gue kerjakan”

Pameran atau exhibition yang paling berkesan ?
sewaktu pameran di Singapore, Pop Art Party 2012 , beberapa Negara berkumpul, terus karya mural gue menjadi salah satu terfavorit disana, sebagai wakil dari Indonesia”

Siapa orang yang pengen anda ajak untuk berkolaborasi ?
Seniman jalanan asal Inggris. Namanya Banksy. Dia inspirasi buat gue, dari SMA gue pertama kali ngeliat karya-karyanya dia dan gue terinspirasi. Cara dia buat karya itu simple tapi spesifik”

Harapan untuk dunia mural Indonesia ?
tetap ada, baik atau buruknya jalanin aja. Karya-karya seniman harus tetap ada di Indonesia. Sama seperti lo ngomongin sepak bola, baik buruknya kan harus tetap ada. Seperti mural, semua itu butuh proses”

3 kata yang mendekripsikan diri anda ?
humor, fun, and humble. Lo humor, bercanda, seneng-seneng tapi lo tetep harus baik sama semua orang”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar